Kemolekan Green Canyon dan Ramainya Floating Market.

              Assalamualaikum, temen-temenku yang asoy abis!
Udah lama nih nggak mampir ke blogku, ya----- kemarin-kemarin sempet rame karena dapet tugas disuruh posting sama guru TIK tertjintah. Dan itu semua hanya copy-paste, guys. Pfft.

TETAPI!

Karena hari ini hari Minggu dan (((AKHIRNYA))) saya nggak ada acara sama sekali. Maka saya akan memutuskan untuk berbagi masalah- eh maksut saya berbagi kisah dengan teman-teman sekalian.
              Pada hari Sabtu, 03 Januari 2015 kemarin saya memutuskan untuk berkunjung ke salah satu wisata alam yang menggoda, aduhai, molek, uh---- POKOKNYA BAGUS. Salah satu pusat daya tariknya itu jurang- atau tebing-tebing di pinggir danau yang kita arungi.

Ya. Kita berlayar menggunakan kapal kecil- semacam getek kalau di daerah saya, untuk menikmati keindahan alam tempat itu. Airnya berwarna hijau ke biru-an. Ada beberapa onggok stalaktit dan stalagmit yang menggantung manis di tebing-tebingnya bersiap untuk difoto.
              Fyi, nggak cuma berlayar-layar macam pelaut, kita juga bisa main Arung Jeram, cyin! Kita bisa berenang mengapung-ngapung macam poop juga. Disana sudah disediakan safety pelampung buat kita yang pengen berenang tapi gak bisa berenang dan ngebet banget pengen berenang akhirnya ya berenang-renang juga (abaikan).
              Untuk cara pesan tiketnya saya kurang tau ya, wkwkw maap. Disana saya bareng keluarga, kak. Jadi saya nggak tau apa-apa kak. Ampuni dedek, kak.

STHAAAPP!!

Tapi yang jelas, di sana RAME BANGET. Apalagi kalau weekend alias hari Sabtu-Minggu. Saya aja sampai lumutan dan lemas tidak berdaya buat nunggu antrian di sana.
Ini beberapa jepretan hasil kamera saya. Uhuk. Maaf jelek.



Selanjutnya, masih di Bandung, saya berkunjung ke Floating Market atau Pasar Apung.
Pertama kali masuk ke pintu masuk, saya suka hawa dan desainnya. Classic, modern, dan berkesan mewah tapi nggak kemewahan macam ibu-ibu yang mau ke Pasar Tiban pakai kalung sama gelang sampai tangan sama lehernya nggak keliatan gara-gara kebanyakan gelang. Wkwkw becanda.
Jujur, saya suka banget.
Di pintu masuk, kita disuguhin 'mesin yang kalau dimasukin koin khas Floating Market akan keluar kopi (bagi yang pesan kopi) atau yang lain.' Ya--- mungkin agak terlihat ndeso, karena di daerah saya nggak ada beginian. Bunda saya langsung tak ajak tukar uang ke koin di tempat penukar uang disana.
         Pas masuk ke sana- WAH AJIB KEREN BANGET CYIN. ((((dasar wong ndeso katrok koe han))))

Bunda sebagai model hitz dan itu koin khas Floating Market

Setelah masuk Floating Market disuguhi pemandangan keren.
Rumah tua dipinggir danau yang terhubung dengan danau Floating Market