Jumat, 28 Juni 2013

Cara Cheat Coins & Exp Cafeland Facebook Work 100 % [No Banned]


Tutorial ini sudah saya coba sendiri akun facebook saya dan berhasil . 
Langsung saja ikuti tutorialnya : 

Alat : - Yang pasti game cafeland
         - Mozilla Firefox / Google chrome


         - Cheat Engine. Boleh tipe berapa aja , saran saya yang paling baru 
             download aja di www.cheatengine.org

#Cheat Coins Cafeland

Langsung menuju ketutorial :

1. Buka Cafeland difacebook
2. Buka Cheat Engine kalian
3. Klik icon cpu mini di cheat engine(dibawah menu file) .
4. Pilih tab yang digunakan . Jika kalian buka pakai cafeland  di Mozilla Firefox pilihplugin_container.exe atau FlashPlayerPlugin_11.exe, jika kalian buka pakai Google chorome pilih tab -chrome.exe .
5. Di cheat engine ganti Value Type dari 4 Bytes ke Array of byte
6. Kemudian Scan kode ini : 

     * 00 00 00 00 00 00 00 40 00 00 00 00 00 00 F0 3F 00 00 00 00 00 00 F0 3F 00 00 00 00 00 00 F0 3F 00 00 00 00 00 58 BB 40 00 00 00 00 00 00 34 40

7. Jika hasil scan sudah muncul double klik pada hasil scan tersebut . 
8. Pada kotak dibawah ganti Value hasil scan tadi (tekan enter) . Ganti kode tersebut dengan kode ini : 
   
    * 00 00 00 00 00 00 00 40 00 00 00 00 00 00 F0 3F 00 00 00 00 00 00 70 41 00 00 00 00 00 00 F0      3F 00 00 00 00 00 58 BB 40 00 00 00 00 00 00 34 40

9. Jika sudah klik oke , Kemudian bagaimana cheat tersebut bekerja ??
caranya di meja terdapat uang coins yang diberikan pelanggan, klik coins tersebut . Makaa ??? lihat sendiri hasilnyaa .. 


#Cheat Exp Cafeland

Langsung menuju ketutorial :



1. Buka Cafeland difacebook
2. Buka Cheat Engine kalian
3. Klik icon cpu mini di cheat engine(dibawah menu file) .
4. Pilih tab yang digunakan . Jika kalian buka pakai cafeland  di Mozilla Firefox pilih plugin_container.exe atau FlashPlayerPlugin_11.exe, jika kalian buka pakai Google chorome pilih tab -chrome.exe .
5. Di cheat engine ganti Value Type dari 4 Bytes ke Array of byte
6. Kemudian Scan kode ini : 

                *  24 40 00 00 00 00 00 00 F0 3F 00 00 00 00 00 00 00 40 00 00



7. Jika hasil scan sudah muncul double klik pada hasil scan tersebut . 
8. Pada kotak dibawah ganti Value hasil scan tadi (tekan enter) . Ganti kode tersebut dengan kode ini :

                *  FF 40 00 00 00 00 00 FF FF 40 00 00 00 00 00 00 00 40 00 00

9. Jika Sudah klik Ok , Bagaimana cara mengeceknya ?? kok Exp saya tidak tambah ??
Cara mengeceknya yaitu Kalian masak salah satu masakan. Jika sudah selesai masaknya, serve masakan itu. Jika sudah dihidangkan, kompornya kan pasti kotor , bersihkan kompor itu . Dan Maka apa yang terjadi ???? Lihat sendiri ...

Oke , Sekian artikel ini . gunakanlah cheat ini dengan bijak.

Aku dapet artikel ini dari http://kuasinfo.com/ men-temen, jadi maaf kalau gak work :D
Saat ane coba, ane pake akun tuyul, pas percobaan 1, work. Tapi pas percobaan kedua, TOENGG!! gagal. Ane dibanned. Gak usah panjang x lebar x tinggi lagi, langsung aja. Ini dia cara biar gak ketahuan nge-cheat dan gak dibanned sama Cafelandnya :D

1. Lakukan cheat diatas + klik koin diatas meja (Jangan sampai 100juta lebih dulu)
2. Belilah sesuatu yg lumayan mahal
3. Klik koin di atas meja dari pelanggan (Boleh sampai 100juta lebih)
4. Tutup cafenya atau klik "Closed" (jangan keluar dari gamenya dulu)
5. Klik Cheat Engine-nya lalu klik Save (Jangan ditutup dulu Cheat Enginenya)
6. Klik profilmu di sebelah Beranda kemudian di-close Cheat Enginenya
7. Berdoa sebentar biar gak dibanned lol XD
8. Buka kembali Cafelandnya
9. Kalau gak dibanned, anda berhasil! ^^ :D

Buat ngecek lagi, log-out akun lalu ganti akun lain selain akun tadi. Pastikan akun yg bakal kamu log-in berteman sama akunmu yg tadi. Then, buka Cafeland, lalu liat daftar temenmu, kalau ada akunmu yg baru di cheat tadi, berarti berhasil!! ^^

Ini bukti kalau akunku bisa dibuka pake akunku yg lain :D
Makasih udah baca~

Supported by Aqidatuz Zahra ^o^







NB: Kalau masih tetap dibanned, berarti that isn't your lucky! :p

Rabu, 19 Juni 2013

What has happened when I scouted three days ago

Pramuka. Camping,
Pramuka. Camping,



Cuman itu yang ada dipikiranku kemarin-kemarin. Itu karena aku bakal pramuka di Agrowisata Pagilaran, Batang tanggal 16 Juni s/d 18 Juni 2013 kemarin. Deg-degan sumveh! ><
Saat disitu, aku kaget. Banget malah. "Kenapa anak-anak PKS ikut camping?" batinku.
Jika anak PKS ikut camping, otomatis 'dia' ikut camping juga. Kampret! Bakal jantungan setiap saat!
Sebenernya banyak yg aku mau ceritain, tapi boro-boro ceritain panjang lebar, nulis lebih dari 1.000 kata aja pikiranku udah mempet dan macet parah. So, aku mau ceritain singkatnya aja (kalau bisa).
Day 1, aku kaget setengah mati dia ikut camping/kemah di Pagilaran. Aku liat dia waktu aku sama DPP lain bongkar gudang terus dimasukkin ke truk. Dia (sambil melangkah bak model cewek *pantatnya menggal-menggol gitu-_-*) berjalan ke arah berlawanan dari aku. Aku yg mau ke gudang buat ambil barang lainnya langsung speechless, aku gak tau harus ngomong apa, dan akhirnya memutuskan buat mengalihkan pandangan dan berjalan maju. Perasaanku gak boleh ketahuan siapa-siapa.
Day 2, ada semacam fun games yang diadain disana sehabis Hiking Pagi. Di fg itu, tiba-tiba aja, kakak-kakak CIKAL bilang (sehabis lomba tarik tambang antar regu adik-adik kelas 7 selesai) kalau bakal ada lomba tarik tambang serupa antara DPP kelas 8 dan kakak-kakak CIKAL cewek. Spontan aku sama temen-temenku kaget abis. "HAH?!". Aku otomatis ditunjuk karena badanku memang cocok buat ikutan itu. Sedikit malu, emang, karena otomatis bakal diliatin 'dia'. Sehabis itu, bajuku kotor, tor, tor, pake banget. Lombanya diadakan dua kali dan yang kedua aku jatuh-_-. Pantatku sekarang jadi ikutan kotor kena lumpur. Aku gak tau harus gimana lagi nanggung rasa malu. Dan alhasil aku nggak berani menampakkan diriku (takut kalau 'dia' liat).
Day 3, karena hari ini last day aku disana, aku benar-benar gak tau harus mengekspresikannya dengan bagaimana. Tapi satu hal yg aku cari saat semua anak suruh kumpul di lapangan, adalah 'dia'. Ntah, mataku otomatis melihat ke arah sekeliling. Menyusuri wajah satu-persatu untuk mendapatkan wajah'nya'. Bener-bener deh aku ini, padahal dia udah punya cewek-_-....
Aku kaget waktu kakak CIKAL yg bernama Kak Yoga bilang kalau DPP harus melakukan kemah 1 hari lagi biar bisa dilantik ke tingkat Rakit. Pikiranku udah kemana-mana, aku sebagian udah lupa materi-materinya, kalau Dasadharma sama Trisatya sih hafal, tapi takut kalau digojlok lagi. Setelah ngumumin itu, 4 anak cewek dan 2 anak cowok suruh ke belakang barisan buat nanganin kalau ada adik kelas yang pingsan atau sakit. Mataku langsung berbinar. Aku langsung mengajukan diri. Aku udah deg-degan, soalnya tadi aku sempet lihat 'dia' ada di barisan belakang (dia kan ikut PKS jadi gak baris). Sampai dibarisan belakang, aku sedikit kecewa gak lihat dia, ntah mungkin dia beres-beresin barang-barangnya atau latihan, atau gimana gak tau.
Waktu pemberangkatan ke truk, aku deg-degan karena DPP bakal ada truk sendiri jadi gak bareng adik kelas. Dan ucapan Kak Yoga tadi makin bikin aku merinding, kalau kemungkinan sambil nunggu truk, DPP sekalian digojlok. Saat di truk, aku kebagian truk A, karena disuruh 3 DPP cewek masuk kesana dan aku mengajukan diri, disana ada sosok yg selalu aku cari itu. Mampus. Disana, DPP harus dibelakang buat jagain adik kelas biar gak jatuh tersungkur. Ada anak namanya "Dewa", dia susah diatur dan menurutku seenaknya sendiri, disuruh pindah tempat ke tengah nggak mau malah ngotot dibelakang. Alhasil, waktu ada tikungan, aku gak sengaja menyikut perut Dewa. Jarak beberapa menit setelah itu, Dewa mengeluh kepadaku, "Mbak, perutku sakit banget. Sikutmu tadi kena perutku. Sakit bangeeeet. shh"
Aku langsung panik kuadrat. Saat mendengus-dengus bau Freshcare dari adik kelas, aku langsung pinjem buat aku kasih ke Dewa, aku suruh Dewa pakai itu aja, dioleskan ke perutnya biar enakan dikit. Setelah Dewa pakai itu, aku kembalikan lagi ke adik kelas yg tadi. Hampir sampai di Batang, Dewa mencolek bahuku dan menanyakan sesuatu, "Mbak, mbak namanya siapa?"
Aku spontan menjawab, "Hanna, kenapa Dewa?"
"Oh, mbak Hanna. Perutku sakit banget yakin mbak. Sikutnya mbak Hanna lancip banget."
"Uhh.. Maaf, Dewa. Maaf sih, ya?" ujarku gemetaran. Pikiranku udah mikir yg nggak-nggak lagi. Mungkinkah Dewa bakal ngadu ke orang tuanya kalau perutnya ketusuk sikutku? Aku cuman menggigit jari. Semoga nggak, Ya Allah.
 

Blog Template by Nur Hanna